INFODUNIA merupakan sebuah situs majalah online yang mengulas tentang berita terkini, politik, olahraga, kesehatan, automotif, dan travel

4 Tempat Paling Menyeramkan Di Indonesia

Takhayul adalah bagian dari obrolan sehari-hari orang Indonesia, bahkan di kota metropolitan Jakarta. Setiap Kamis malam, stasiun televisi lokal mengisi gelombang udara mereka dengan kisah-kisah horor. Dari film hingga pertunjukkan permainan supernatural, kisah hantu cukup memikat orang Indonesia.

Tidak mengherankan, industri supernatural telah menjadi sumber pendapatan bagi banyak orang. Layanan perdukunan dan wisata supernatural yang menyapu jutaan orang telah memikat hati semua segmen masyarakat.

4 Tempat Paling Menyeramkan Di Indonesia

1) Seribu Pintu, Seribu Cerita Horor: Lawang Sewu, Semarang



Dikatakan luas sebagai tempat paling berhantu di Indonesia, Lawang Sewu terkenal karena ditampilkan dalam episode terakhir dari serial TV paranormal lokal, tempat penampakan ditangkap di video. Beberapa hari kemudian, desas-desus menyebar secara online bahwa salah satu peserta telah meninggal secara misterius.

Terletak tepat di jantung kota Semarang, Lawang Sewu menandai keberhasilan Belanda di Indonesia. Kaya akan suasana zaman kolonial, bangunan itu sendiri adalah bagian arsitektur yang megah dan keajaiban modern pada masa itu. Terowongan bawah tanah yang dibuat untuk mendinginkan bangunan juga berfungsi sebagai lorong yang menghubungkannya dengan tempat tinggal dan pelabuhan Gubernur.

Selama Pendudukan Jepang, Lawang Sewu digunakan sebagai markas mereka di Semarang. Terowongan bawah tanah Gedung B berfungsi sebagai penjara tempat para narapidana disiksa secara brutal, dan kepala mereka yang terpenggal ditumpuk di sudut ruang bawah tanah.

Naiki beberapa anak tangga dan Anda mungkin akan merinding. Hantu seorang gadis yang bunuh diri untuk menghindari siksaan dikatakan berkeliaran di menara, seringkali dengan kaki melayang di tanah!

2) Perjalanan Dunia Lain: Stasiun Kereta Bintaro dan Stasiun Manggarai


4 Tempat Paling Menyeramkan Di Indonesia

Dikecam secara luas sebagai kecelakaan kereta api paling parah di Indonesia itu, dua kereta bertabrakan secara langsung pada Senin pagi, 19 Oktober 1987, di Bintaro, Jakarta Selatan karena kesalahan komunikasi internal.


Lebih dari 100 nyawa melayang, beberapa terlempar karena benturan, sementara yang lain mati kehancuran saat mereka dihancurkan di sela-sela logam. Itu adalah pemandangan yang mengerikan, dan butuh hampir dua hari untuk sepenuhnya mengevakuasi mayat.

Sejak itu, jumlah kecelakaan di bentangan rel yang tepat telah meningkat secara aneh, terutama pada hari Senin. Semakin meluas adalah kisah-kisah pengemudi yang tidak memperhatikan tanda-tanda peringatan kereta api yang akan datang tepat waktu. Ada juga lonjakan jumlah pejalan kaki yang berjalan ke rel kereta api, tepat di depan kereta yang melaju kencang, dan mereka diyakini dimiliki oleh Roh Tuli atau Hantu Budek.


Kecelakaan besar terbaru terjadi pada akhir 2013, ketika sebuah kapal tanker minyak ditabrak kereta api, menyebabkan ledakan besar yang menewaskan tujuh orang. Dianggap sebagai Tragedi Bintaro II, kecelakaan itu mengingatkan masyarakat tentang masa lalu kereta api yang kelam.

Cerita tidak berakhir di sana - selama beberapa dekade, bangkai kecelakaan kereta api di sekitar Jakarta dibawa ke 'pemakaman kereta' di Stasiun Manggarai tempat mereka beristirahat. Sayangnya, meskipun kereta telah berhenti beroperasi, hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk jiwa-jiwa yang melekat padanya. Selain penampakan yang dilaporkan di situs ini saja, kereta api juga terlihat bepergian jauh melewati jam operasional tanpa ada yang naik.

Salah satu kisah yang paling aneh adalah tentang seorang mahasiswa yang melihat apa yang tampak seperti korban di dalam kereta pada suatu malam. Anehnya kakinya menjadi sakit ketika dia mencapai tujuannya. Dia berbicara tentang apa yang terjadi dengan tugas penjaga keamanan, hanya untuk mengetahui bahwa tidak ada kereta selama ini dan dia telah berlari sepanjang jalan.

3) Jangan Lupa Membunyikan Klakson ketika lewat, Jakarta


4 Tempat Paling Menyeramkan Di Indonesia


Ada satu hal Jl. Casablanca dikenal dengan tingkat lalu lintas yang tidak manusiawi, sepanjang hari, setiap hari. Sebagai jalan akses utama yang menghubungkan pinggiran kota ke kota, jumlah pengemudi dan etika jalannya yang cerdik pasti akan menghantui Anda dalam tidur Anda.

Lalu lintas sangat buruk sehingga melewati Jl. Casablanca setiap hari, kita sering melupakan rahasia jalan yang menyeramkan. Meskipun bentangan delapan kilometer sebagian besar terdiri dari jalan lurus, itu adalah fakta yang mengejutkan bahwa kecelakaan terjadi di sini setiap minggu, dan bahkan jembatan layang yang baru dibangun telah merenggut beberapa nyawa.

Menelusuri kembali ke asalnya, ketika Jl. Casablanca dibangun pada tahun 80-an, sebuah underpass telah memotong menembus pemakaman Menteng Pulo. Kesalahan penanganan mayat saat merelokasi mereka dikatakan telah membuat jengkel para roh, termasuk seorang wanita berbaju merah.

Beberapa tahun kemudian, seorang lelaki tua ditemukan tergantung di leher di ujung jalan bawah tanah.

Dan begitulah kata mereka, selalu ingat untuk membunyikan klakson tiga kali saat Anda memasuki terowongan atau Anda mungkin mendapat sambutan yang tidak menyenangkan!

4) Jangan Pernah Memakai Hijau di Laut Selatan: Pelabuhan Ratu, Sukabumi


4 Tempat Paling Menyeramkan Di Indonesia

Sebuah kisah kecemburuan dalam keluarga Kerajaan abad ke-16 Kerajaan Mataram telah menyebabkan kematian seorang Ratu yang memberikan hidupnya ke laut lepas, dan sebuah legenda yang hidup terus.


Hanya beberapa jam dari kota Jakarta yang ramai, terletak pantai-pantai indah Sukabumi Selatan, dengan Pelabuhan Ratu tepat di tengahnya. Ini adalah kota pesisir di mana vila-vila pantai tersebar di seluruh pantai berpasir putih, dengan ikal ombak yang tepat untuk memuaskan peselancar mana pun.

Jangan terlalu terbawa suasana - beberapa wisatawan tidak pernah muncul kembali setelah berenang di laut. Sebagian besar korban adalah laki-laki, diduga mengenakan atribut hijau saat berenang, dan cerita menyebar bahwa Nyi Roro Kidul (Ratu Laut Selatan Jawa) mengambil hidup mereka karena mengenakan warna-warna yang membuatnya kesal.

Berbeda dari kebanyakan legenda urban di Indonesia, kehadiran Nyi Roro Kidul dihormati oleh banyak orang, termasuk Presiden Soekarno sendiri.


Bahkan, Kamar 308 di Samudra Beach Hotel telah dipesan untuk kunjungannya. Tersedia untuk tujuan meditasi, ruangan ini dirancang dengan indah dengan benang hijau dan emas (warna yang dia cintai), disiram dengan aroma melati dan dupa.


Share:

No comments:

Post a Comment

Responsive Ads Here
Powered by Blogger.

Mengisap Payudara Perempuan Apa Untuk Kesehatan?

Payudara wanita, juga dikenal sebagai "si kembar" atau "para gadis", tetap merupakan fitur yang paling mencolok dan ...

Search This Blog

Blog Archive

Labels

Facebook

Comments

Recent

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.