INFODUNIA merupakan sebuah situs majalah online yang mengulas tentang berita terkini, politik, olahraga, kesehatan, automotif, dan travel

Alasan Mengapa Jika Hujan Membuat Orang Mengantuk

Alasan Mengapa Jika Hujan Membuat Orang Mengantuk
Jika Anda bertanya-tanya mengapa hujan membuat Anda mengantuk. Yakinlah bahwa Anda bukan satu-satunya yang merasa mengantuk dan mengantuk saat hujan. Cuaca ini bisa membuat Anda lebih lamban dan kurang energik. Banyak penelitian telah dilakukan untuk mempelajari efek negatif cuaca terhadap suasana hati dan kepribadian.

1. Perubahan Hormon

Sinar matahari menstimulasi saraf optik dan produksi melatonin menurun akibat stimulasi ini. Melatonin membuat kita mengantuk dan ketika tidak ada sinar matahari yang cukup, produksi hormon tidak berkurang, jadi kita merasa kantuk. Serotonin, yang merupakan lift suasana hati, juga diproduksi di hadapan sinar matahari. Ketika sinar matahari kurang, produksi serotonin berkurang, membuat Anda merasa mengantuk.

2. Bau

Kenapa hujan membuatku mengantuk? Alasan lain bisa jadi bau. Kita semua akrab dengan bau tanah setelah hujan. Aroma musky ini menenangkan dan menyegarkan. Ini dihasilkan ketika suatu zat bernama geosmin berinteraksi dengan minyak tumbuhan yang ada di dalam tanah. Minyak ini disekresikan oleh tanaman untuk mencegah benih dari perkecambahan saat cuaca kering. Saat hujan, minyak ini larut dan bijinya bisa tumbuh.

Selain itu, bau busuk setelah badai juga bisa menjadi alasan. Bau ini yang mirip dengan seprai yang baru dicuci adalah aroma ozon. Ketika petir menyerang, molekul oksigen pecah dan berubah. Banyak dari mereka melanjutkan struktur molekul ganda oksigen yang asli, tetapi beberapa di antaranya diubah menjadi bentuk molekul tiga ozon. Bau ozon menenangkan dan dapat menyebabkan tidur.

3. Tekanan Atmosfer Rendah

Tekanan atmosfer yang rendah menyebabkan hujan, dan ketika tekanan atmosfer menurun, tekanan oksigen di udara juga menurun. Dalam kondisi ini, tubuh merasakan pasokan oksigen yang rendah, sehingga memperlambat metabolisme, yang dapat membuat Anda lebih lamban dan mengantuk.

4. Mengurangi Visibilitas

Tubuh manusia disesuaikan dengan keberadaan sinar matahari. Siang hari dimaksudkan untuk bekerja dan malam hari adalah untuk beristirahat. Saat hujan turun, sinar matahari menghilang, jadi pagi dan siang terlihat seperti sore, yang membuat tubuh Anda cenderung menutup mata.

5. Suara Hujan

Kita hidup di dunia yang sangat bising. Selalu ada beberapa kebisingan latar belakang hadir. Saat hujan turun, semua suara lainnya teredam. Biasanya, hujan turun dalam pola yang stabil dan suara yang dihasilkannya bertindak sebagai pengantar tidur. Efek ini bisa membuat Anda mengantuk.

6. Aspek Psikologis

Ketika cerah dan cerah, kita lebih cenderung menjadi aktif. Sinar matahari dan siang hari dikaitkan dengan kerja, aktivitas, dan waktu bermain. Ketika kita melihat semua orang di sekitar kita bergerak dengan cepat kita cenderung mengikuti. Saat hujan turun, kita tidak keluar dan berada di dalam ruangan membuat kita lamban, malas dan lelah.

Bagaimana Merasa Kurang Mengantuk di Hari Hujan
Kenapa hujan membuatku mengantuk? Sekarang Anda tahu jawabannya. Jika Anda harus melakukan sesuatu yang penting pada hari-hari hujan, Anda harus ingin tahu bagaimana merasa kurang mengantuk.

Share:

No comments:

Post a Comment

Responsive Ads Here
Powered by Blogger.

Apakah Makanan Berminyak Itu Sangat Berbahaya?

Minyak dan lemak diperlukan untuk menjaga kulit Anda tetap lentur, rambut Anda berkilau dan membantu Anda memproses vitamin tertentu sep...

Search This Blog

Blog Archive

Facebook

Comments

Recent

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.