INFODUNIA merupakan sebuah situs majalah online yang mengulas tentang berita terkini, politik, olahraga, kesehatan, automotif, dan travel

Ketehuilah Mimisan Mempunyai 2 Jenis Dan Inilah Cara Membedakannya

Ketehuilah Mimisan Mempunyai 2 Jenis Dan Inilah Cara Membedakannya
Ketehuilah Mimisan Mempunyai 2 Jenis Dan Inilah Cara Membedakannya

Mimisan biasanya terjadi ketika darah keluar dari hidung anda. Mimisan wajar terjadi pada seorang anak - anak, namun pada orang dewasa, mimisan akan menjadi hal yang sangat serius. Meski mimisan wajar terjadi, tetapi tak banyak orang yang sudah mengetahui dua jenis mimisan, Mimisan terbagi menjadi dua jenis, yaitu mimisan anterior dan mimisan posterior.

1. Mimisan Anterior

Mimisan anterior terjadi bila pendarahan berasal dari nasal bagian bawah.
Nasal septum adalah dinding yang memisahkan rongga hidung kiri dan kanan. Bagian dalam hidung ini memiliki banyak pembuluh darah yang halus dan menerima darah dari arteri karotis, dua arteri utama di depan leher yang memasok darah ke kepala dan leher. Sedikit ketukan atau benturan bisa menyebabkan pembuluh darah pecah dan mengeluarkan darah. Jenis mimisan ini bisa dengan mudah diobati di rumah, dan ini merupakan jenis mimisan yang biasa terjadi pada anak-anak.
Beberapa hal yang menyebabkan mimisan anterior:
- Mengembuskan udara terlalu keras dari hidung atau terlalu sering mengembuskan udara.
1. Mengorek-ngorek bagian dalam hidung terlalu keras sehingga bisa merusak pembuluh darah halus di dalamnya.
2. Hidung yang terbentur atau dipukul di bagian hidung.
3. Sinusitis, yaitu terjadinya peradangan di bagian sinus hidung.
4. Flu atau pilek. Biasanya orang yang mengalami flu atau pilek terlalu sering mengeluarkan ingus atau mengorek hidung, sehingga membuat bagian dalam hidung mudah terluka.5.  Iklim. Cuaca yang terlalu panas bisa membuat bagian dalam hidung terlalu kering dan pecah-pecah sehingga bisa memicu mimisan.
5.  Ketinggian. Ketinggian yang meningkat berarti menurunnya jumlah oksigen, membuat udara semakin tipis dan kering. Hal ini bisa menyebabkan pendarahan pada hidung.
6. Alergi di bagian nasal.
7. Penggunaan obat yang berlebihan seperti ibuprofen bisa menyebabkan mimisan.
8. Penyakit lever bisa berkaitan dengan penggumpalan darah dan menyebabkan mimisan yang sering terjadi.
9. Penggunaan obat-obatan terlarang dengan cara mengisapnya lewat hidung, seperti kokain.
2. Mimisan posterior
Mimisan posterior terjadi ketika pendarahan berasal dari bagian yang terletak jauh di belakang dan bagian hidung yang lebih tinggi, tempat cabang arteri memasok darah ke hidung. Untuk itu, pendarahan pada jenis mimisan ini biasanya lebih berat. Mimisan posterior biasanya lebih parah dan serius dibanding anterior dan membutuhkan perawatan medis yang serius. Biasanya jenis mimisan ini terjadi pada orang dewasa.
Beberapa penyebab terjadinya mimisan posterior:                                                              1. Tekanan darah tinggi.
2. Operasi di bagian nasal hidung.
3. Kekurangan kalsium.
4. Paparan zat kimia yang bisa mengiritasi bagian membran dalam hidung.
5. Terkadang mimisan jenis ini bisa jadi merupakan gejala adanya [penyakit lain seperti penyakit darah (leukemia atau hemofilia) serta tumor.
Itulah kedua jenis mimisan dan penyebabnya. Anda bisa membedakan keduanya dari penyebab mimisan. Jika Anda mengalami mimisan dan tak yakin dengan penyebabnya, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Share:

No comments:

Post a Comment

Responsive Ads Here
Powered by Blogger.

Protein Apa Saja Yang Di Dapat Saat Menkomsumsi Daging

Protein Apa Saja Yang Di Dapat Saat Menkomsumsi Daging Daging adalah daging hewan yang dimakan sebagai makanan. Manusia telah memburu d...

Search This Blog

Blog Archive

Facebook

Comments

Recent

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.