INFODUNIA merupakan sebuah situs majalah online yang mengulas tentang berita terkini, politik, olahraga, kesehatan, automotif, dan travel

Tips Pemanasan Sebelum Olahraga

Tips Pemanasan Sebelum Olahraga


Apakah rencana latihan Anda adalah rutin berat badan di taman atau 5K, pemanasan harus menjadi hal pertama dalam daftar yang harus dilakukan (setelah itu camilan sebelum latihan). Tapi apa cara ideal untuk pemanasan? Para ahli setuju bahwa pemanasan harus menghangatkan dan melonggarkan tubuh, dan mempersiapkan pikiran untuk bertindak. Tetapi ada beberapa langkah yang harus Anda hindari juga.Kebutuhan untuk Tahu
Ketika datang ke pelatihan kekuatan dan berbagai olahraga, pelatih sering berpikir pemanasan mereka sebagai persiapan pelatihan-menggunakan teknik seperti rolling busa dan latihan gerakan untuk mendapatkan gigi disejajarkan. Masuk: pemanasan dinamis.
Cara pemanasan yang populer ini membuat semua sendi bergerak satu per satu, lalu semua bersama-sama, mengambil tubuh melalui gerakan progresif yang melonggarkan dan meregangkan otot-otot Anda. Gerakan dinamis klasik termasuk berjalan lunges, sentuhan jari kaki, dan lutut tinggi.
Kami tampil maksimal dan lebih baik menghindari cedera setelah pemanasan yang melakukan apa yang dijanjikan oleh namanya: hangatkan kami. Dan sementara seorang pelari maraton tidak melakukan pemanasan seperti powerlifter (sama seperti seorang penyanyi opera tidak melakukan pemanasan seperti penari modern), mungkin ada beberapa kesamaan.
Untuk ketahanan atau rutinitas kardio, penelitian menunjukkan pendekatan yang dinamis, termasuk peregangan dinamis — rentang gerakan gerakan aktif yang cenderung mirip dengan apa yang akan Anda lakukan dalam latihan Anda, dapat meningkatkan kinerja. Beberapa ahli bahkan menyarankan melakukan beberapa interval pendek dari latihan yang direncanakan pada intensitas yang lebih rendah (misalnya: jalan cepat sebelum berlari, atau squats berat badan sebelum menambah berat badan).
Untuk peregangan statis, biarkan untuk pendinginan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat menghambat kinerja dan meningkatkan risiko cedera.Rencana Aksi Anda
Setiap pemanasan akan berbeda, tergantung pada tingkat kebugaran Anda dan tujuan dari latihan Anda. Tapi sebagai titik tolak, mulailah dengan empat tujuan dasar ini untuk setiap pemanasan, seperti yang digariskan oleh Asosiasi Kekuatan dan Pengkondisian Nasional.
1. Kendurkan.


Hangatkan persendian, otot, dan siapkan tubuh Anda untuk berolahraga dengan gerakan mobilitas. Jika Anda punya, sekarang juga merupakan waktu yang tepat untuk menggelindingkan busa. Mulailah dengan memutar punggung Anda, lalu tekan setiap bagian kaki, glutes, dan fleksor pinggul.
2. Dapatkan jantung Anda memompa.
Peningkatan jantung berdebar menghangatkan otot-otot Anda dan beralih pada sistem saraf Anda. Joging, pelan-pelan baris, atau naik sepeda dengan resistansi rendah. Pastikan Anda dapat berkomunikasi dengan teman latihan Anda (atau bernyanyi bersama ke daftar putar Spotify Anda).
3. Lakukan peregangan dinamis.
Regangkan otot-otot hangat Anda, tetapi jangan menahannya. Ingat: Peregangan statis selama pemanasan benar-benar dapat menghambat kinerja Anda. Sebaliknya, lakukan peregangan dinamis, yang melibatkan terus bergerak melalui berbagai gerakan. Misalnya, Anda dapat membuat lingkaran lengan besar di kedua arah, menendang kaki Anda ke depan, atau hanya menyentuh jari-jari kaki Anda dan kemudian meraih langit. Kuncinya adalah tidak memegang posisi apa pun.
4. Berlatih.
Pindahkan latihan yang direncanakan untuk latihan hari itu dengan intensitas yang lebih rendah. Memiliki panjang, lari keras ke depan? Lakukan pemanasan dengan beberapa latihan teknik. Kembali jongkok? Mulai dengan squats berat badan atau dengan memegang bar kosong. Berlatih pola gerakan mengajarkan memori otot (adaptasi neuromuskular) dan terus mempersiapkan tubuh Anda untuk bertindak.


Tidak ada batasan untuk berbagai gerakan pemanasan yang dapat membuat Anda siap bermain, dan mengubah segalanya selalu merupakan pendekatan yang menyenangkan (dan sering kali efektif). Berikut ini dua pemanasan favorit kami:

     Full-Body Dynamic Warm-Up dari Bodeefit
     3-Menit Warm-Up Sempurna untuk Setiap Latihan

Temukan pemanasan yang menyenangkan dan ingat untuk mendengarkan isyarat tubuh Anda. Pemanasan Anda seharusnya tidak membuat Anda lelah. Bagaimanapun, itu hanya satu aspek dari latihan. Dan jangan lupa untuk mendinginkan di bagian akhir.
Share:

No comments:

Post a Comment

Responsive Ads Here
Powered by Blogger.

Dapatkah Ahok Kembali Ke Dunia Politik?

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama kembali menjadi sorotan. Pengadilan memutuskan dia menghujat hampir ...

Search This Blog

Blog Archive

Facebook

Comments

Recent

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.